RELASI AGAMA DAN KESEHATAN

MANFAAT AGAMA BAGI KESEHATAN

Memiliki hidup yang lebih bahagia  

Menurut studi yang dilakukan di American Sociological pada tahun 2010 mengatakan bahwa seseorang yang mengikuti ibadah secara teratur akan cenderung memiliki banyak teman. Sehingga mereka merasa jauh lebih bahagia dan puas dalam hidupnya. Berbeda dengan orang-orang yang kurang aktif dalam hal keagamaan.

Lebih mampu menghadapi rintangan

Journal of American Medical Association pada tahun 2009 mempublikasikan hasil survei yang dilakukan kepada 345 pasien bahwa mereka yang menderita penyakit kronis dapat memperpanjang hidupnya apabila memiliki keinginan untuk mengikuti ibadah karena pembelajaran positif yang diajarkan oleh agama membuat seseorang terpacu dan lebih berani menghadapi rintangan dalam hidup.

Memperpanjang umur

Percaya atau tidak, kegiatan keagamaan yang dilakukan seseorang ternyata membuatnya semakin panjang umur. Seseorang diketahui akan berumur 7 tahun lebih panjang dibanding mereka yang jarang beribadah. Sebuah studi yang dilakukan pada tahun 1999 menyatakan, seseorang yang melewatkan kegiatan ibadah justru rentan menghadapi kematian hingga 1.87 kali lebih tinggi dari mereka yang rajin dalam kegiatan keagamaan.

Menurunkan tekanan darah

Sebuah studi yang dilakukan di Medical Center Universitas Duke pada tahun 1998 menemukan bahwa orang tua yang lebih aktif beribadah akan memiliki tekanan darah yang lebih rendah 40 persen dibanding mereka yang vakum sama sekali.

Tak dimungkiri, agama dengan kesehatan memang sangat berkaitan. Sebab agama yang bersifat membangun dan menanamkan kebaikan dan dorongan semangat akan membuat hati dan pikiran seseorang terlepas dari stres, depresi, tekanan dan juga pergumulan hidup.


Komentar

Posting Komentar